Menjelajahi Negeri Tirai Bambu: Perjalanan Pertukaran Pelajar Mahasiswa Ekonomi Syariah di Wuxi Institute of Technology China

Yogyakarta (05/02) - Dua mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah UIN Sunan Kalijaga, Amanda Oktaviolani dan Aria Dwi Dharmala menjadi bagian dalam program pertukaran pelajar di Wuxi Institute of Technology, China. Perjalanan ini berlangsung mulai tanggal 14 September 2023 hingga 28 Januari 2024, memberikan mereka kesempatan untuk terlibat dalam lingkungan akademik yang berbeda.

Selama program pertukaran pelajar, mahasiswa terlibat dalam beragam kegiatan akademik dan non-akademik. Mereka berfokus pada Jurusan Financial Management di School of Finance and Economic, dengan mengambil mata kuliah seperti Foundations of Economics, Project Management, Financial Technology, Entrepreneurship, Chinese Listening and Speaking, dan Chinese Culture. Proses pembelajaran dilaksanakan dalam Bahasa Inggris sebagai pengantar, sementara mereka juga memiliki kesempatan untuk memperoleh pengetahuan tambahan dalam Bahasa Mandarin.

Selain dari kegiatan akademik, mahasiswa pertukaran pelajar juga terlibat dalam kegiatan Chinese Culture yang diselenggarakan di kampus. Kegiatan tersebut mencakup berbagai aspek dari budaya Tiongkok, seperti Chinese Calligraphy, Chinese Painting, Chinese Knot, Chinese Tai Ji dan Chinese Dragon Dance, yang semuanya memberikan mereka wawasan mendalam tentang kekayaan budaya Tiongkok.

Keduanya juga dapat menikmati pengalaman cuaca dan musim yang berbeda dari yang biasa mereka alami di Indonesia. Indonesia memiliki 2 musim yaitu musim hujan dan kemarau, sedangkan China memiliki 4 musim yaitu musim semi, panas, gugur dan dingin. Mereka merasakan musim dingin dengan melihat salju di China, yang menghadirkan pengalaman berharga dan berbeda dari biasanya. Melalui perjumpaan dengan musim dingin di China, mahasiswa dapat memahami lebih dalam akan budaya dan lingkungan yang berbeda.

“Melalui kesempatan ini, saya dapat merasakan sistem pembelajaran yang berbeda, gaya hidup yang beragam, dan lingkungan yang berbeda pula. Pengalaman ini telah membuka mata saya akan pentingnya mahasiswa untuk dapat merasakan dan memahami dinamika dunia internasional. Saya berharap agar lebih banyak mahasiswa dapat merasakan kesempatan ini, karena saya yakin pengalaman ini akan memberi dampak positif yang besar bagi perkembangan pribadi dan profesional mereka di masa depan. Semoga program exchange student ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas”, ujar Amanda. Selain itu, Aria menganggap bahwa belajar di China memberikan pengalaman yang sangat berharga baginya. “Belajar di negeri tirai bambu sangatlah menyenangkan, dan di negeri kungfu belajar adalah hal yang menyenangkan. Belajar di sana sama dengan di tanah air, yang berbeda adalah pengalaman ku yang mengajarkan bagaimana belajar" timbal Aria.

Program pertukaran pelajar ini berakhir dan ditutup secara resmi pada 28 Januari 2024 dengan dihadiri langsung oleh Professor Zhou Guijin, yang menjabat sebagai Presiden School of International Education di Wuxi Institute of Technology China. Upacara penutupan diselenggarakan, dan sertifikat penghargaan diberikan kepada peserta sebagai pengakuan atas partisipasi dan kontribusi mereka.

Dengan adanya program pertukaran pelajar ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa. Program pertukaran pelajar semacam ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga memperkaya pengalaman personal dan budaya mahasiswa. Dengan berpartisipasi dalam program ini, mahasiswa dapat memperluas wawasan mereka, mendalami pemahaman mereka tentang budaya asing, serta membangun jaringan internasional yang berharga. Keberhasilan program pertukaran pelajar antara UIN Sunan Kalijaga dan Wuxi Institute of Technology mencerminkan pentingnya kerjasama lintas budaya dalam pendidikan tinggi.

Author : Amanda Oktaviolani & Aria Dwi Dharmala

Editor: Muhammad Al Berto